Optimal untuk: Motor Riding, Pelari, & Pesepeda
1. Pengaturan AF Dasar
- Focus Mode: Putar tuas ke C (Continuous AF).
- AF Mode: Pilih ZONE (Gunakan ukuran kotak 3×3 atau 5×5 di tengah).
- Performance: Pastikan BOOST MODE On (EVF Frame Rate Priority).
2. Menu AF-C Custom Setting
(Menu > AF/MF Setting > AF-C Custom Setting)
- Objek Motor/Sepeda: Pilih SET 4 (Sensitif terhadap objek yang muncul tiba-tiba).
- Objek Pelari/Maraton: Pilih SET 2 (Abaikan penghalang di depan subjek).
3. Pengaturan Deteksi Subjek (AI)
(Menu > AF/MF Setting > Subject Detection Setting)
- Motor/Sepeda: Aktifkan MOTORCYCLE.
- Pelari: Aktifkan FACE/EYE DETECTION (Set ke Eye Auto).
- Catatan: Jika Subject Detection Aktif, matikan Face Detection agar sistem tidak bingung.
4. Eksposur (The “Stop Action” Rule)
- Shutter Speed: Minimal 1/1000s (untuk bekukan gerakan) atau 1/125s (untuk teknik panning).
- Aperture: Gunakan bukaan lebar (f/2.8 atau f/4) untuk memisahkan subjek dari latar belakang.
- Drive Mode: Set ke CH (High Speed Burst) untuk menangkap banyak momen sekaligus.
5. Tips “Anti-Gagal” di Lapangan
- Priority Selection: Set ke FOCUS (Bukan RELEASE). Kamera hanya akan menjepret jika sudah fokus.
- Lensa: Gunakan lensa dengan motor LM (Linear Motor) untuk kecepatan maksimal.
- Pre-Focus: Jika subjek melaju di jalur yang sama, fokuskan dulu ke area jalan tersebut untuk membantu kerja prosesor.
